Fauzi Bowo apresiasi anggota Kopassus penyelamat korban perkosaan di angkot


fauzi bowo nachrowiJakarta – Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo memberikan apresiasi kepada Sersan Dua (Serda) Nicolas Sandi, atas keberaniannya dalam mengagalkan tindak kriminal pemerkosaan di dalam angkot. Selain itu Fauzi Bowo juga mengancam akan menegur operator angkot yang digunakan untuk tindak kriminal.
Saat ditemui dalam kegiatan safari Ramadan di Masjid Baitussalam, komplek Paspampres, Kramat Jati, Jakarta Timur, Gubernur Fauzi Bowo mengatakan anggota Kopassus Serda Nicolas, telah memberikan contoh keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat dan keamanan kepada masyarakat. “Saya kira, kita perlu beri penghargaan kepada beliau,” ucapnya.
Fauzi Bowo juga mengatakan, ia telah memerintahkan kepada Dinas Perhubungan untuk memberikan penghargaan kepada Serda Nicolas, atas aksi heroiknya itu.”Saya dengar beliau ingin pergi pulang kampung ke Papua, nanti akan kita berangkatkan ke papua,” katanya.
Lebih lanjut, pria yang akan bertarung di Pemilukada DKI Jakarta putaran kedua juga telah menginstruksikan jajarannya untuk memperketat aturan supir tembak. Ia menegaskan, wajib melakukan pengawasan di lapangan, karena aturan-aturan yang ada tidak dipenuhi, antara lain tidak pakai seragam dan lain sebagainya. “kita akan tegur operator angkot yang digunakan untuk tindak kriminal,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Is (23) warga Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat yang nyaris menjadi korban perkosaan oleh lima pelaku di dalam angkot C 01 jurusan Ciledug-Kebayoran Lama di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Senin (23/7/2012) sekitar pukul 23.00 WIB.
Beruntung, aksi kejahatan itu diketahui oleh Serda Nicolas dan pasangannya yang sedang melintas dengan sepeda motor dan langsung berusaha mengejar angkot tersebut. Setelah aksinya diketahui orang lain, pengemudi angkot pun langsung memacu kendaraanya lebih cepat dan melempar korban keluar dari dalam angkot.
Pakaian korban sempat dilucuti oleh pelaku yang berjumlah lima orang di dalam angkot. Dari informasi yang dihimpun, sebelumnya korban menaiki angkot C 01 dari kawasan Benhil, dan sama sekali tidak menaruh curiga kepada orang-orang yang di dalam angkot. Namun ketika berada di kawasan Monas, dirinya langsung disekap dan dicekik tiga orang yang duduk di bagian belakang, sehingga korban tak bisa berontak karena kalah tenaga.
Untungnya korban sempat berteriak minta tolong dan didengar oleh pengendara sepeda motor yang sedang melintas yakni Anisa bersama pasangannya. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara angkot dan pengendara sepeda motor tersebut, hingga akhirnya korban dilempar keluar dari angkot.

//ini/bay

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s