Pengusung Jokowi-Ahok Puji Fauzi Bowo


 

Palmerah, Wartakotalive.com

Partai Gerindra, partai pengusung pasangan Jokowi-Ahok dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012 melemparkan pujian kepada Fauzi Bowo, yang nota bene adalah saingan Jokowi-Ahok dalam putaran kedua Pemilukada DKI 20 September mendatang. Pujian ini terkait imbauan Fauzi kepada pendukungnya untuk tidak mengembuskan isu Suku, Ras, Agama, dan antar Golongan (SARA) dalam putaran kedua nanti.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, Sabtu (21/7) mengatakan, Fauzi telah memperlihatkan sikap kenegarawannya dan pernyataannya itu sungguh membesarkan hati. Gerindra pun tak sungkan-sungkan menyatakan Fauzi telah mengulang sejarah Bung Karno, presiden pertama RI.

Menurut Martin, sebagai Gubernur, Fauzi yang berpasangan dengan Nachrowi Ramli (Foke-Nara) paham betul soal kebhinekaan penduduk Jakarta. Kebhinekaan itulah yang menjadi kekuatan Jakarta, yang telah dijaga dan dirawat dengan susah payah selama bertahun-tahun. “Sehingga rasanya tidaklah masuk akal, Fauzi hanya karena ingin bertahan di jabatannya, lalu membiarkan isu SARA berkembang yang berpotensi memecah penduduk Jakarta. Di sini Foke mengulangi sejarah Bung Karno diawal masa Orde Baru dulu, di mana Bung Karno legowo mundur, tidak ingin mempertahankan kedudukannya sebagai Presiden, walaupun sebenarnya bisa dilakukannya, hanya karena tidak ingin rakyat terpecah karena kedudukannya,” puji Martin.

Dia berharap, sesudah pernyataan ini tidak ada lagi orang yang mengembus-embuskan isu SARA pada putaran kedua nanti. Kedua pasangan yang berlaga diharapkan bisa berkompetisi dengan sehat untuk memberi contoh pada pilgub-pilgub di daerah lain. “Misalnya dengan cara saling mengunjungi sebelum bertanding. Contoh-contoh kenegarawanan seperti ini perlu dilakukan, untuk memperlihatkan pada bangsa ini bahwa menjaga keutuhan dan kebhinekaan bangsa ini jauh lebih penting dan berharga dari pada sekedar jabatan Gubernur,” pungkasnya.

Sementara itu, kubu Foke-Nara menegaskan, mereka akan memanfaatkan semua peluang untuk berkampanye. Salah satu yang akan dimanfaatkan adalah lewat media sosial twitter. Meski kerap jadi sasaran serangan di twitter, Foke-Nara mengaku tak gentar. “Di twitter pasti ada, tunggu sajalah. Pasti ada,” ujar Kepala Media Center Tim Sukses Foke-Nara, Kahfi Siregar.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Foke-Nara akan meninggalkan ruang media sosial sebagai media kampanye. Padahal, ada kelas menengah dan remaja di Jakarta yang merupakan pengguna twitter. Tentu mereka juga merupakan sasaran dalam berkampanye. “Jadi sosial media tetap dipakai dong, masa nggak,” terang Kahfi sambil menjelaskan sejumlah akun twitter Foke-Nara.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s